Sambutan Kepala Madrasah

Senin, 13 Maret 2017

Pedagogik Perlu Dikembangkan Dalam Proses Pembelajaran

BANDUNG, (PRLM).- Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Prof. Sunaryo Kartadinata memandang perlu untuk menghidupkan kembali pedagogik praktis dilaksanakan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut dikatanya pada kegiatan seminar internasional “Pedagogik Praktis dalam Pendidikan Nasional” di Balai Pertemuan UPI, Senin (17/5). 

Seminar tersebut bekerjasama dengan Universiti Sains Malaysia (USM), The University Of Queensland Australia, Indonesia Malaysia Thailand – Growth Triangle (IMTGT), dan Universitas Terbuka, diikuti sedikitnya 500 peserta dari berbagai pendidik dan mahasiswa dari berbagai daerah dan universitas di Indonesia. Pada kesempatan itu, hadir pula Ketua Persatuan Sekolah Rakyat Thailand Selatan, Dr. Abdul Halim Dinaa, M.A., dan Presiden Persatuan Pendidik Bahasa Melayu, Malaysia, Prof. Madya Hashim Othman, Ph.D.

Sunaryo menilai, pendekatan secara pedagogik kepada anak didik akan menentukan pembentukan karakter peserta didik. Sesuai dengan UU No 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 1, yang bertujuan bahwa siswa harus aktif dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya.

“Saya rasa perlu dikembangkan lagi pedagogik dalam proses di kelas, “ katanya kepada “PRLM”. Dia menambahkan, selain nilai-nilai pedagogik terdapat pula nilai-nilai dasar etnopedagogik yang ada di kehidupan masyarakat Sunda, yang meliputi cageur, bener, pinter, singer, motekar, dan rapekan sebagai unsur yang diwariskan secara turun temurun.

Sunaryo mengatakan, pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran. “Sangat keliru apabila siswa ditempatkan sebagai imitatif, “ ungkapnya. Sedangkan tujuan utuh pendidikan yang harus dikaji secara mendalam meliputi tiga faktor, yaitu esensi pendidikan, esensi pendidikan nasional, serta esensi fungsi dan tujuan dari pendidikan nasional. (CA-02/kur)***

Sumber:Pikiran Rakyat